
Universitas Abdurachman Saleh (UNARS) Situbondo secara berkelanjutan melakukan upaya peningkatan mutu pendidikan tinggi melalui kegiatan benchmarking dengan perguruan tinggi mitra yang memiliki praktik penjaminan mutu yang baik. Salah satu mitra strategis UNARS adalah Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS). Kerja sama awal antara UNARS dan UWKS secara resmi dimulai pada 17 Maret 2020, yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh masing-masing rektor. Kerja sama ini menjadi fondasi penting dalam penguatan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek penjaminan mutu akademik dan pengembangan kurikulum. Sebagai tindak lanjut dari kerja sama tersebut, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UNARS melaksanakan kegiatan benchmarking ke LPM Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS) dengan fokus utama pada penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Kegiatan ini diarahkan untuk mempelajari dan mengadopsi praktik baik (best practices) UWKS dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pengendalian mutu pendidikan tinggi. Secara khusus, benchmarking difokuskan pada pengembangan dan implementasi Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang telah diterapkan secara konsisten di UWKS.

Melalui kegiatan benchmarking tersebut, LPM UNARS memperoleh pemahaman komprehensif terkait kebijakan dan mekanisme penjaminan mutu kurikulum OBE, termasuk penguatan dokumen akademik seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), sistem penilaian hasil belajar, serta pengelolaan tugas akhir mahasiswa yang berorientasi pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Kurikulum OBE menekankan pada kompetensi dan kemampuan lulusan yang harus dicapai setelah menyelesaikan proses pembelajaran, sehingga seluruh komponen kurikulum dirancang secara terstruktur dan terukur untuk memastikan ketercapaian CPL secara optimal. Selain itu, benchmarking ini juga memberikan wawasan mendalam mengenai pelaksanaan evaluasi pembelajaran yang komprehensif dan berkelanjutan melalui siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Evaluasi dilakukan dengan mengacu pada standar mutu yang telah ditetapkan, termasuk pelaksanaan pembelajaran secara daring sesuai dengan ketentuan dan kebijakan pendidikan tinggi. Mekanisme umpan balik dari hasil evaluasi menjadi bagian penting dalam perbaikan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.

Hasil benchmarking dengan Universitas Wijaya Kusuma Surabaya kemudian ditindaklanjuti melalui kegiatan Sosialisasi Jabatan Fungsional Akademik Dosen serta Workshop Kurikulum MBKM Berbasis OBE yang dilaksanakan pada 3 Agustus 2022. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Achmadi Soesilo, M.Si dan dihadiri oleh seluruh pejabat struktural serta dosen di lingkungan UNARS. Materi yang disampaikan menjadi bagian dari upaya strategis UNARS dalam memperkuat penjaminan mutu kurikulum pendidikan tinggi agar selaras dengan prinsip OBE, kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), serta standar akreditasi nasional.