Pada 26 Desember 2018, Universitas Abdurachman Saleh (UNARS) Situbondo melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Ciputra Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UNARS dalam memperkuat pelaksanaan penjaminan mutu pendidikan tinggi serta meningkatkan kualitas tata kelola akademik secara berkelanjutan.

Benchmarking ini difokuskan pada implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diterapkan di Universitas Ciputra Surabaya, khususnya dalam memastikan keterlaksanaan standar mutu pada seluruh siklus pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, Tim LPM UNARS mempelajari kebijakan, prosedur, serta mekanisme pengendalian mutu yang dilakukan secara sistematis dan terintegrasi, mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi dan peningkatan mutu secara berkelanjutan.

Selain itu, perhatian utama dalam benchmarking ini adalah penerapan kurikulum berbasis luaran (Outcome-Based Education/OBE) yang menjadi ciri khas pengelolaan akademik di Universitas Ciputra Surabaya. Kurikulum dirancang dengan menekankan pada capaian pembelajaran lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan kewirausahaan, sehingga seluruh proses pembelajaran, penilaian, dan evaluasi diarahkan untuk menjamin ketercapaian luaran pembelajaran tersebut.

Melalui kegiatan ini, LPM UNARS memperoleh berbagai praktik baik (best practices) terkait integrasi penjaminan mutu internal dengan implementasi kurikulum berbasis luaran. Penjaminan mutu tidak hanya difokuskan pada pemenuhan standar, tetapi juga pada pembentukan budaya mutu yang konsisten dan berkelanjutan di seluruh unit kerja. Hasil benchmarking ini diharapkan menjadi referensi strategis bagi UNARS dalam mengembangkan sistem penjaminan mutu internal yang adaptif, berorientasi pada luaran, serta selaras dengan standar akreditasi pendidikan tinggi.